Selasa, 21 April 2026

Tanah Laut – Satuan Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Bimbingan Keamanan Swakarsa (Binkamsa) di Rutan Kelas IIB Pelaihari, yang bertempat di halaman depan Rutan Kelas IIB Pelaihari, Selasa (20/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono beserta anggota Sat Binmas Polres Tanah Laut, didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, serta diikuti oleh sekitar 30 anggota Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari. Apel bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, personel Sat Binmas memberikan materi pelatihan terkait penggunaan pegangan 1 dan pegangan 2, serta penggunaan borgol sebagai sarana untuk mempertahankan diri dan melumpuhkan pelaku apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan rutan.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan senjata api beserta amunisi guna memastikan kelayakan, keamanan, dan kesiapsiagaan perlengkapan dinas yang dimiliki petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan personel Rutan dalam menjaga keamanan semakin meningkat, serta terjalin kerja sama yang baik antara Polres Tanah Laut dan Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyatakan bahwa melalui kegiatan Binkamsa ini, kami dari Sat Binmas Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. 

Materi yang kami berikan meliputi teknik pengamanan, penggunaan borgol, serta pengecekan senjata api dan amunisi agar seluruh personel selalu siap menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. 

“Kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak Rutan terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujar Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono.

Tanah laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Press Conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasatresnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md. Kegiatan tersebut dihadiri awak media Kabupaten Tanah Laut dan dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus narkotika selama periode 21 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 7 orang tersangka, seluruhnya laki-laki.

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 1.151,93 gram atau kurang lebih 1,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.150,55 gram dimusnahkan, sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi masyarakat, maka diperkirakan dapat merusak serta membahayakan ribuan jiwa. Dari hasil penyitaan ini, kami berhasil menyelamatkan sekitar 28.262 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegas Kapolres.

Selain itu, apabila dinominalkan, barang bukti sabu tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp1.375.000.000.

Dari data penyidikan, rata-rata tersangka berusia antara 30 hingga 50 tahun, dengan latar belakang pendidikan mayoritas SD dan SMP yang tidak tamat. Sedangkan pekerjaan para tersangka sebagian besar tidak bekerja, nelayan, dan swasta. Saat ini, sebanyak 4 perkara masih dalam proses penyidikan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran narkotika dengan cara meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, keluarga, dan pergaulan anak-anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tanah Laut untuk tidak mencoba-coba narkoba dalam bentuk apa pun. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Tanah Laut yang bersih dari narkoba,” pungkas Kapolres.

TANAH LAUT – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian. Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung yang ditanam secara tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit milik warga, Sdr. Prasetyo, di Desa Batu Mulia, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (22/04).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan langsung di lahan seluas 1 hektar dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 60 hari. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman terlihat cukup baik dan berpotensi memberikan hasil panen yang optimal.

Kapolsek Panyipatan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

“Monitoring ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kepada para petani, serta memastikan bahwa program pertanian berjalan dengan baik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Panyipatan.

Statistik Pembaca