Senin, 15 Juni 2026

TANAH LAUT — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan kepada petani melalui kegiatan monitoring pasca tanam jagung di wilayah binaannya. Kali ini, pemantauan dilakukan di lahan milik Ahyani yang berada di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Senin (15/6).

Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aipda Tarji selaku Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 3 hektare dengan usia tanaman mencapai 110 hari.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat baik dan siap memasuki masa panen. Petani memperkirakan panen akan dilakukan dalam waktu sekitar 10 hari ke depan apabila kondisi cuaca tetap mendukung.

Selain memantau perkembangan tanaman, Aipda Tarji juga berdiskusi dengan pemilik lahan mengenai kesiapan panen serta kondisi tanaman menjelang masa petik. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan pihaknya akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi petani di desa binaan.

“Tanaman jagung di lahan ini menunjukkan perkembangan yang baik dan diperkirakan akan dipanen dalam waktu sekitar 10 hari lagi. Kami berharap hasil panennya maksimal sehingga dapat memberikan manfaat bagi petani dan mendukung ketahanan pangan di daerah. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk di sektor pertanian,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Dengan masa panen yang semakin dekat, para petani berharap hasil produksi tahun ini dapat memberikan keuntungan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut dilakukan oleh AIPTU Mujiono selaku Bhabinkamtibmas dengan memantau lahan jagung milik Sahabudin Basir, S.Sos di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Senin (15/6)

Lahan pertanian seluas 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar 50 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, AIPTU Mujiono juga berkoordinasi dengan petani terkait pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil panen nantinya.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, untuk memastikan tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Kami berharap hasil pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Jorong berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 14 Juni 2026

 


Tanah Laut – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Senin (15/6).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan setiap anggota Polri senantiasa memegang teguh disiplin, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjaga sikap dan penampilan sebagai aparat penegak hukum yang profesional dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Sipropam melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi perorangan, seperti kartu tanda anggota (KTA), KTP, SIM, dan surat-surat kendaraan bermotor. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap kerapian penggunaan seragam dinas beserta atributnya, penampilan personel, serta kepatuhan terhadap ketentuan disiplin yang berlaku di lingkungan Polri.

Operasi Gaktibplin ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan personel terhadap aturan internal, sehingga dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan internal agar setiap anggota mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme di lingkungan organisasi. Melalui Operasi Gaktibplin, diharapkan seluruh personel dapat menjadi contoh yang baik, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan semangat “Polri untuk Masyarakat.”

AKP Suriani, Kasi Propam Polres Tanah Laut, mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktibplin merupakan langkah pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap memegang teguh disiplin dan profesionalisme, terutama menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap personel telah memenuhi kelengkapan administrasi, berpenampilan sesuai ketentuan, serta mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan Polri. Disiplin merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan pada Senin (15/6), dengan memberikan sejumlah arahan penting kepada seluruh personel sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengawali dengan mengajak seluruh anggota untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan, kesempatan, dan amanah yang diberikan sehingga dapat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan baik. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan melalui peningkatan disiplin, tanggung jawab, serta pelayanan yang profesional.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Ia menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan antaranggota sehingga dapat bersama-sama menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat.

Selain itu, menghadapi pelaksanaan audit oleh Irwasum, Kapolres meminta seluruh satuan fungsi untuk mempersiapkan segala administrasi dan dokumen yang diperlukan secara lengkap dan tertib. Ia menegaskan agar tidak ada lagi temuan yang berulang serta memastikan setiap dokumen yang dibutuhkan oleh tim auditor telah tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan personel saat berkendara. Seluruh anggota diimbau agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi dan kewaspadaan di jalan, menggunakan kelengkapan berkendara, serta mematuhi seluruh peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.

Menurutnya, sebagian besar kecelakaan lalu lintas diawali dari adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus menjadi teladan dalam berlalu lintas dan tidak menjadi korban kecelakaan akibat kelalaian sendiri.

Melalui apel pagi jam pimpinan ini, Kapolres berharap seluruh personel terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga citra positif Polri.

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus mengawal program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Pemantauan kali ini dilakukan di lahan milik Sunardi yang berada di RT 19 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Lahan jagung seluas sekitar 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 94 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan yang diperlukan petani menjelang panen. Personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan langkah-langkah untuk menjaga kualitas hasil produksi.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan usia tanaman yang telah mencapai 94 hari dan kondisi yang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Takisung berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian masyarakat binaan Polri. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang di lahan jagung milik Sudarman, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Minggu (15/6)

Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 5 hektare dengan usia tanaman mencapai 74 hari. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan.

Selain memantau perkembangan tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan kesiapan menghadapi masa panen agar hasil produksi dapat maksimal.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani. Dengan kondisi tanaman yang baik dan mendekati masa panen, kami berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian warga di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri di wilayah Kecamatan Takisung. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Ricardo di lahan milik Agung yang berlokasi di RT 16 Desa Gunung Makmur, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan berkembang dengan baik menjelang masa panen. Lahan seluas sekitar 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar 75 hari.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan terawat. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Ricardo juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga masa panen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu petani mengatasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Duki.

Dengan kondisi tanaman yang berkembang baik pada usia 75 hari, lahan jagung milik Agung diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Sabtu, 13 Juni 2026


Tanah Laut - Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Tanah Laut Cup sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus penguatan komunitas digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Toko Kopi Makmoer Bersama, Pasar Tapandang Berseri Pelaihari, Sabtu (13/6) malam.

Turnamen ini diikuti oleh 30 peserta yang tergabung dalam 6 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap perkembangan dunia e-sport yang kini semakin diminati dan berkembang pesat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut. Hadir pula Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tanah Laut H.M. Rahmat Hidayat yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kompetisi tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah dimulai sejak hari sebelumnya dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, e-sport saat ini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyalurkan kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda ke arah yang positif.

Kapolres menegaskan bahwa e-sport bukan hanya tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

“E-sport bukan hanya tentang juara, tetapi bagaimana kita membangun komunikasi, membentuk tim yang solid, serta menjadi wadah kompetisi yang sehat untuk mengembangkan minat dan bakat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antar komunitas serta membangun karakter generasi muda yang disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab.

Pertandingan berlangsung seru dan kompetitif hingga babak final. Setelah melalui persaingan yang ketat, Tim Genoside berhasil meraih Juara I, disusul Tim Mistream sebagai Juara II, dan Tim Kuda Hamuk menempati posisi Juara III.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berharap dapat terus mendukung perkembangan e-sport di Kabupaten Tanah Laut serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, dalam suasana yang positif dan penuh semangat kebersamaan.

Statistik Pembaca