Selasa, 28 April 2026

Tanah Laut - Upaya mendukung ketahanan pangan terus digencarkan jajaran kepolisian. Personel Polsek Takisung turun langsung melakukan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Gadi Makmur yang dikelola H. Sunardi. Rabu (29/04).

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian seluas 3 hektar yang berada di RT 13 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang telah berumur sekitar 65 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan merata.

Petugas memastikan kondisi tanaman tetap terjaga, mulai dari kesuburan hingga potensi hasil panen. Berdasarkan estimasi sementara, lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan hingga 22 ton jagung saat masa panen tiba.

Kapolsek Takisung menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kami hadir untuk memastikan tanaman jagung yang menjadi bagian dari lahan binaan Polri ini tumbuh optimal. Harapannya, hasil panen nantinya bisa maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta menjaga stabilitas pangan di daerah.

Tanah Laut - Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) turun langsung ke lahan pertanian milik Ibu Titi Lisnani, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, guna memastikan kondisi tanaman jagung yang diperkirakan akan memasuki masa panen pada pekan kedua Mei 2026, antara tanggal 10 hingga 15 Mei. Rabu (29/04).

Lahan seluas kurang lebih 5 hektar yang terletak di Jalan Imban RT 04 tersebut menunjukkan perkembangan tanaman yang optimal. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, potensi produksi diperkirakan mencapai sekitar 50 ton jagung, mencerminkan hasil pertanian yang menjanjikan di tengah upaya peningkatan produktivitas sektor pangan.

Dalam keterangannya, pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan terhadap para petani lokal sekaligus bagian dari peran institusi dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pertanian berjalan dengan baik hingga masa panen, sehingga hasil yang diperoleh petani dapat maksimal dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan daerah,” ujar Waka Polres.

Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendorong sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

#swasembadapangankalsel #ketahananpangankalsel #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut - Peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan kembali terlihat. Kali ini melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Laskar Tani di Desa Bumijaya, Kecamatan Pelaihari.Selasa (28/04).

Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang dikelola Darmuji tetap terawat dengan baik. Lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut kini memasuki usia tanam sekitar 40 hari. Secara umum, pertumbuhan tanaman terpantau cukup optimal.

Dari hasil pemantauan sementara, lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan hingga 10 ton jagung saat panen nanti. Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan petani guna mengetahui kendala di lapangan sekaligus memberikan motivasi agar perawatan tanaman terus ditingkatkan.

Kapolsek Pelaihari menegaskan, keterlibatan anggota di sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan dan dorongan kepada petani. Harapannya, hasil panen bisa maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Pelaihari semakin meningkat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan daerah.


Senin, 27 April 2026

 


Tanah Laut – Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat pesisir, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Program Klinik Terapung (Klinik Apung), Selasa (28/4/2026).

Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai, bertempat di Markas Unit Sat Polairud Polres Tanah Laut, Desa Muara Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Program Klinik Terapung merupakan wujud kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir dan perairan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pengobatan dasar secara gratis.

Personel Sat Polairud bersama petugas kesehatan memberikan pelayanan secara langsung kepada warga yang datang, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri di tengah kehidupan sehari-hari.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan warga pesisir.

“Melalui program Klinik Terapung ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam bidang kesehatan serta meningkatkan kepercayaan dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat Desa Muara Asam-Asam menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Polres Tanah Laut yang telah menghadirkan layanan kesehatan di wilayah mereka.

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan Fun Walk (jalan santai) dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-34 SMAN 1 Bati-Bati, Selasa (28/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut diikuti oleh dewan guru, staf, serta seluruh siswa-siswi SMAN 1 Bati-Bati dengan penuh semangat dan antusiasme.

Adapun rute kegiatan dimulai dari halaman SMAN 1 Bati-Bati, kemudian melintasi Jalan Perintis, Jalan Mantri, dan kembali finish di SMAN 1 Bati-Bati.

Personel Polsek Bati-Bati diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta, guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kapolsek Bati-Bati AKP Afianor, menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan positif di lingkungan pendidikan sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh peserta.

“Kami mendukung kegiatan sekolah yang bersifat positif seperti ini. Selain menyehatkan, kegiatan jalan santai juga mempererat kebersamaan antara guru, staf, dan para siswa,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan lancar hingga selesai.


Tanah Laut – Dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Senin (27/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dengan menyasar sejumlah lokasi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat, yakni Taman Kijang Mas, Taman Hasan Basri, dan Taman Mina Tirta.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, sekaligus berdialog dengan masyarakat yang sedang beraktivitas maupun bersantai di area taman. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga ketertiban, waspada terhadap tindak kriminalitas, serta menjaga barang bawaan pribadi.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan fasilitas umum serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa patroli dialogis rutin dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya pada malam hari di tempat-tempat keramaian.

“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang. Kehadiran polisi di lapangan juga sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Tanah Laut – Kapolsek Kurau bersama anggota melaksanakan kegiatan sebagai pembina upacara di SMAN 1 Kurau, Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada SMAN 1 Kurau serta siswa-siswinya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh Kepala Sekolah beserta dewan guru SMAN 1 Kurau serta seluruh siswa-siswi. Kehadiran jajaran Polsek Kurau dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam pembinaan generasi muda.

Dalam amanatnya, Kapolsek Kurau menyampaikan pesan kepada para pelajar agar selalu menjaga disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjauhi pergaulan negatif, serta terus bersemangat meraih prestasi di sekolah.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan relawan sosial penanganan banjir dari Kapolsek Kurau kepada Saka Bhayangkara Kurau. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian, semangat kemanusiaan, serta peran aktif para anggota Saka Bhayangkara dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana banjir.

Kapolsek Kurau Iptu Bambang Hariansyah, S.H., menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus menumbuhkan jiwa sosial, rasa empati, serta semangat gotong royong dalam membantu sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada adik-adik Saka Bhayangkara Kurau yang telah menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Semoga hal ini menjadi contoh positif bagi pelajar lainnya,” ujar Kapolsek.

Minggu, 26 April 2026

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja spesifik perorangan Anggota DPR RI Komisi III, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., bertempat di Mapolres Tanah Laut, Senin (27/4). Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan lembaga legislatif.

Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Anggota Komisi III DPR RI beserta rombongan ke wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya selaku Kapolres Tanah Laut mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., beserta rombongan yang telah berkenan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh jajaran Polres Tanah Laut, sekaligus menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri dengan DPR RI, khususnya Komisi III yang membidangi hukum, keamanan, dan pengawasan terhadap kinerja Polri.

Sementara itu, dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan seluruh jajaran atas sambutan hangat yang diberikan.

Ia menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional sebagai Anggota DPR RI guna memastikan kebijakan di tingkat pusat dapat berjalan selaras dengan realitas penegakan hukum di daerah.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyoroti transformasi besar dunia hukum Indonesia dengan disahkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

“KUHP baru ini bukan sekadar pergantian teks undang-undang, melainkan pergeseran paradigma hukum dari semangat kolonial menuju hukum yang berakar pada nilai-nilai keindonesiaan,” ungkapnya.

Menurutnya, Indonesia sedang bergerak menuju sistem keadilan modern yang tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan keadilan korektif bagi pelaku, rehabilitatif bagi korban, serta restoratif bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Polres Tanah Laut memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat di tengah masa transisi regulasi tersebut.

Selain itu, Anggota Komisi III DPR RI tersebut juga memberikan penghargaan atas keberhasilan Satresnarkoba Polres Tanah Laut dalam pengungkapan kasus narkotika dan pemusnahan barang bukti sabu seberat 1,1 kilogram dengan nilai lebih dari Rp1,3 miliar.

“Keberhasilan ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa rekan-rekan telah menyelamatkan lebih dari 28 ribu jiwa anak bangsa di Kalimantan Selatan. Ini adalah pesan kuat bahwa tidak ada tempat bagi bandar narkoba di Tanah Laut,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh personel agar terus bekerja dengan hati, menjaga solidaritas, serta tidak lelah memberikan edukasi kepada masyarakat karena pencegahan dinilai jauh lebih berharga daripada penindakan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat sebagai cinderamata dari kedua belah pihak, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas yang terjalin baik.

Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) sekaligus silaturahmi dengan warga masyarakat Desa Banyu Irang, Minggu (26/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Dalam kesempatan itu, ia menyambangi warga secara langsung guna mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta memonitor situasi kamtibmas di lingkungan desa.

Melalui kegiatan DDS, Bripka Febrian Anggara berdialog dengan warga terkait kondisi keamanan di wilayah Desa Banyu Irang, sekaligus menyerap informasi dan aspirasi masyarakat mengenai berbagai hal yang berkembang di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga juga diimbau untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila menemukan kejadian yang mencurigakan maupun permasalahan di lingkungan masyarakat.

Bripka Febrian Anggara menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan silaturahmi seperti ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sehingga hubungan komunikasi dapat terus terjalin dengan baik.

“Melalui kegiatan DDS ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat agar tercipta kerja sama yang baik dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Warga Desa Banyu Irang menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dan mengapresiasi upaya Polri yang aktif turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan serta membantu masyarakat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di Desa Banyu Irang senantiasa terjaga aman, nyaman, dan kondusif.

 


Tanah Laut – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan menghadiri undangan sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 2 Jorong, Desa Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (27/4).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara SMA Negeri 2 Jorong tersebut diikuti oleh dewan guru, staf sekolah serta seluruh siswa-siswi dengan penuh khidmat dan tertib.

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Polairud Polres Tanah Laut menyampaikan berbagai pesan edukatif dan pembinaan kepada para pelajar sebagai upaya menanamkan kedisiplinan, kesadaran hukum, serta tanggung jawab sosial sejak dini.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menaati peraturan lalu lintas sebagai bentuk keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya, bijak dalam bergaul serta menggunakan teknologi secara positif dan bertanggung jawab, menjauhi kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, Sat Polairud juga mengajak para siswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya menjaga kebersihan sungai dan kawasan pesisir laut sebagai aset alam yang harus dilestarikan bersama.

Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa-siswi SMA Negeri 2 Jorong. Para peserta upacara tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang diberikan dan diharapkan dapat menerapkan pesan-pesan positif tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menegaskan bahwa kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, berkarakter, bebas narkoba, serta memiliki kesadaran menjaga lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat dalam membentuk pelajar yang cerdas, beretika, dan siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

 


Tanah Laut –Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Laut, Senin (27/4). Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, seluruh personel Perwira, Bintara, ASN serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel untuk senantiasa menanamkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa segala hal yang dimiliki saat ini sejatinya hanyalah titipan dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada satu pun yang benar-benar menjadi milik manusia.

“Selalu bersyukur dan ingat hal-hal baik yang telah Tuhan titipkan kepada kita. Saat kita meninggal dunia nanti, tidak ada yang bisa dibawa. Semua hanyalah titipan, maka syukurilah apa yang ada,” ujar Kapolres.

Kapolres juga memberikan perumpamaan sederhana agar seluruh personel memiliki keikhlasan dalam menjalani tugas dan kehidupan. Menurutnya, seperti halnya petugas parkir yang menerima pemberian orang lain dengan rasa syukur, namun ketika tidak diberi pun tetap ikhlas dan tidak mempermasalahkannya.

Selain memberikan motivasi spiritual, Kapolres turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara maksimal.

“Menjelang karhutla, kita harus meningkatkan kembali kewaspadaan. Siapkan pos pantau karhutla dan segala sesuatunya, karena wilayah kita sangat luas. Semua harus dipersiapkan agar tugas dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama Polres Tanah Laut akan menerima kunjungan anggota Komisi III DPR RI. Oleh karena itu, seluruh personel diminta menyiapkan diri dan memberikan pelayanan terbaik.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang, Kapolres kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga perilaku, disiplin, serta saling mengingatkan satu sama lain untuk menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

“Jaga perilaku, jaga disiplin, dan saling mengingatkan antar rekan agar tidak melakukan pelanggaran. Kita harus menjaga institusi yang kita cintai ini,” pungkas Kapolres.

Tanah Laut - aktivitas kepolisian tak selalu identik dengan penegakan hukum di jalanan. Pada hari itu, personel Polsek Takisung justru tampak berada di tengah lahan pertanian, memantau langsung perkembangan tanaman jagung milik Kalimi yang menjadi bagian dari lahan binaan Polri. Senin (27/04).

Lahan seluas tiga hektare tersebut kini memasuki fase awal pertumbuhan, dengan usia tanaman sekitar 30 hari. Barisan jagung muda terlihat tumbuh cukup seragam, menandakan kondisi lahan dan perawatan sejauh ini berjalan dengan baik. Meski masih dalam tahap awal, potensi hasil panen mulai terbaca dari kualitas pertumbuhan tanaman.

Monitoring yang dilakukan tidak sebatas pengecekan kondisi fisik tanaman. Petugas juga berdiskusi dengan petani terkait teknik perawatan, kebutuhan nutrisi tanaman, hingga langkah antisipasi terhadap hama yang kerap muncul di masa pertumbuhan awal.

Kapolsek Takisung menegaskan bahwa kehadiran polisi di sektor pertanian merupakan bagian dari strategi membangun ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa lahan binaan ini benar-benar produktif dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Pendampingan seperti ini akan terus kami lakukan agar hasilnya optimal,” ungkapnya.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Polsek Takisung menunjukkan bahwa peran kepolisian kini meluas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui sektor pertanian.

Sabtu, 25 April 2026

Tanah Laut — Aparat kepolisian dari Polsek Kurau, Kabupaten Tanah Laut, melakukan kegiatan monitoring terhadap lahan pertanian jagung milik warga sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah pedesaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Sdri. Masdah yang berlokasi di Desa Sarikandi RT 02 RW 01, Kecamatan Kurau, dengan titik koordinat -3.647191, 114.652842. Lahan seluas sekitar 5 hektar itu saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia tanam kurang lebih tiga minggu.

Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Kurau tidak hanya melakukan pengecekan kondisi tanaman, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pemilik lahan guna memastikan proses pertanian berjalan lancar tanpa kendala berarti. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para petani.

Kapolsek Kurau dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahannya. Kami juga berharap terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Kurau Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta memperkuat sinergi antara aparat dan warga.

Dengan pendekatan yang berorientasi pada kemitraan, Polsek Kurau terus berupaya hadir sebagai bagian dari solusi, memastikan bahwa stabilitas keamanan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 24 April 2026

Tanah Laut - aparat kepolisian kembali menunjukkan keterlibatan aktifnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Personel Polsek Takisung melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung di lahan binaan Polri yang dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Gadi Makmur, tepatnya di wilayah RT 09 dan RT 13. Sabtu (25/04).

Lahan seluas dua hektare tersebut kini memasuki usia tanam sekitar 60 hari, fase krusial dalam pertumbuhan jagung yang menentukan kualitas hasil panen ke depan. Dengan kondisi tanaman yang terpantau tumbuh cukup baik, kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memastikan program pertanian berjalan optimal di tingkat masyarakat.

Petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengecekan fisik tanaman, tetapi juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendekatan ini dinilai efektif dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat desa.

Kapolsek Takisung dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis. Dengan demikian, akan terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polres Tanah Laut,” ujarnya.

Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis kepolisian yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Kamis, 23 April 2026

Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Jumat (24/4/2026) pagi.

Kegiatan audit dipimpin langsung oleh Ketua Tim Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K., selaku Pengendali Teknis bersama personel Itwasda Polda Kalimantan Selatan. Kehadiran tim audit ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan internal Polri guna memastikan seluruh pelaksanaan program kerja, pengelolaan administrasi, serta penggunaan anggaran di lingkungan satuan kerja berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedatangan Tim Itwasda Polda Kalsel disambut langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam kegiatan audit.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi audit kinerja yang dihadiri seluruh peserta di Joglo Wicaksana Laghawa. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pemaparan terkait maksud dan tujuan pelaksanaan audit, ruang lingkup pemeriksaan, serta tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan selama proses audit berlangsung.

Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 ini menitikberatkan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kedua aspek tersebut merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, karena menyangkut penyusunan program kerja, penetapan target kinerja, pengelolaan sumber daya manusia, pembagian tugas organisasi, serta kesiapan administrasi pendukung lainnya.

Melalui audit ini, Tim Itwasda akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap dokumen perencanaan, pelaksanaan program kerja, sistem pengendalian internal, serta efektivitas koordinasi antar fungsi di lingkungan Polres Tanah Laut. Hasil audit nantinya diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas tata kelola organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H.,  menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Itwasda Polda Kalimantan Selatan dan menegaskan kesiapan Polres Tanah Laut dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan audit.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Itwasda Polda Kalsel di Polres Tanah Laut. Kegiatan audit ini merupakan momentum penting bagi kami untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, khususnya pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kami siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara terbuka dan profesional,” ujar Wakapolres.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Dengan adanya audit ini, kami berharap setiap fungsi dapat semakin tertib administrasi, tepat sasaran dalam pelaksanaan program, serta terus meningkatkan akuntabilitas dan profesionalisme dalam bekerja,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Audit Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan audit kinerja bukanlah semata-mata mencari kekurangan, namun lebih kepada upaya pembinaan, pengawasan, serta pendampingan agar pelaksanaan tugas di satuan kerja dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses perencanaan dan pengorganisasian telah berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, kami juga ingin memberikan masukan konstruktif agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan dari seluruh personel selama proses audit berlangsung, sehingga hasil yang diperoleh dapat benar-benar memberikan manfaat bagi organisasi.

Kegiatan audit kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, wawancara, pendalaman data, serta pengecekan terhadap berbagai fungsi operasional dan pembinaan yang ada di Polres Tanah Laut. Para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran turut mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja institusi.

 


Tanah Laut – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Kamis (23/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dengan menyasar sejumlah titik strategis dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni Taman Kijang Mas, Jalan Haji Boejasin Pelaihari, serta kawasan 0 KM Pelaihari.

Patroli Perintis Presisi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, aksi kriminalitas jalanan, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta bentuk pelanggaran lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan patroli mobile, pemantauan situasi di lokasi keramaian, serta dialogis dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga turut menjaga keamanan lingkungan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi, menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, khususnya pada malam hari.

“Melalui Patroli Perintis Presisi, kami berupaya mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dengan adanya patroli tersebut, situasi di wilayah hukum Polres Tanah Laut terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Tanah Laut juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


Pelaihari – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Adha yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tanah Laut bersama Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Lapangan Pertasi Kencana, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran personel Polsek Pelaihari bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Pelaihari melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, pengawasan area kegiatan, serta membantu mengatur antrean masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini disambut antusias warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Hari Raya Idul Adha, terutama di tengah meningkatnya permintaan bahan pokok.

Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pasar murah.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti antrean dengan baik, serta saling menghormati sesama pengunjung,” ujarnya.

Dengan adanya pengamanan dari Polsek Pelaihari, kegiatan Pasar Murah berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai.

Tanah Laut - Di tengah hamparan lahan pertanian Desa Pulausari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, aparat kepolisian sektor setempat melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung milik kelompok tani binaan Polri, Poktan Sariguna. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan kolaboratif antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat lokal. Jumat (24/04).

Lahan seluas 15 hektare yang dikelola oleh petani Ahmad Kastalani kini memasuki usia tanam sekitar 110 hari. Tanaman jagung tampak tumbuh optimal dan telah memasuki fase menjelang panen. Berdasarkan estimasi sementara, total hasil produksi diperkirakan mencapai 90 ton jagung, sebuah angka yang signifikan dalam mendukung suplai pangan di wilayah tersebut.

Namun demikian, para petani masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Serangan hama tikus dan ulat menjadi kendala yang perlu segera ditangani agar tidak mengganggu hasil panen yang sudah di depan mata. Upaya pengendalian hama terus dilakukan secara terpadu oleh petani bersama pendamping dari kepolisian.

Kapolsek Tambang Ulang dalam keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam sektor produktif seperti pertanian. Monitoring ini adalah bentuk kepedulian kami agar para petani dapat memperoleh hasil maksimal, serta memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera diantisipasi,” ujarnya.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara petani dan aparat, diharapkan masa panen yang akan datang dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Rabu, 22 April 2026

 


Tanah Laut – Personel Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan latihan Dalmas Awal dengan materi sikap tangan berkait dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Kamis (23/4), bertempat di Lapangan Apel Polres Tanah Laut.

Kegiatan latihan tersebut dipimpin dan diawasi langsung oleh jajaran Sat Samapta sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam pengendalian massa sesuai prosedur dan standar operasional yang berlaku.

Dalam latihan ini, personel diberikan pembekalan teknik dasar Dalmas Awal, khususnya formasi sikap tangan berkait yang berfungsi untuk menjaga kekompakan barisan, memperkuat pertahanan personel, serta mengendalikan situasi massa secara humanis dan terukur.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga menanamkan pemahaman kepada seluruh personel agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan senantiasa menjunjung tinggi aturan yang berlaku, menghindari tindakan arogan, serta mengedepankan setiap langkah berdasarkan perintah komandan lapangan guna mencegah terjadinya pelanggaran HAM.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan seluruh personel Dalmas Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin siap, profesional, dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi, khususnya pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyatakan bahwa Latihan tersebut juga bertujuan membentuk fisik personel yang sehat, kuat, serta menjaga kesiapan rohani dan jasmani dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Latihan Dalmas ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi situasi unjuk rasa dengan cara yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Kami tekankan kepada seluruh anggota agar memahami aturan di lapangan, tidak bertindak arogan, serta selalu mengedepankan perintah komando sehingga pelaksanaan tugas berjalan aman dan terhindar dari pelanggaran HAM. Selain itu, latihan ini juga penting untuk menjaga kebugaran fisik serta kesiapan mental personel.”

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dialogis dengan sasaran pasar, terminal, dan lokasi parkir di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Patroli tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi bersama personel Sat Samapta dengan menyasar sejumlah titik keramaian, di antaranya Pasar Tapandang Berseri, Eks Terminal Tanah Habang, dan Pasar Parabola.

Kegiatan patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi, berdialog dengan pedagang, pengunjung pasar, juru parkir, serta masyarakat sekitar guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap barang bawaan, memastikan kendaraan terkunci dengan aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif Polres Tanah Laut dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di pusat-pusat aktivitas warga.

“Kami dari Sat Samapta Polres Tanah Laut terus meningkatkan patroli dialogis di lokasi-lokasi keramaian seperti pasar, terminal, dan area parkir guna mencegah tindak pidana 3C maupun aksi premanisme. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.”

Dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Baharkam Polri melaksanakan apel pegelaran kendaraan bermotor, alat utama (Alut), dan alat khusus (Alsus) Fungsi Harkamtibmas di Lapangan Apel Polda Kalimantan Selatan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra R., S.E., M.H., didampingi Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., yang turut dihadiri Wakapolda Kalsel, serta para Pejabat Utama Polda Kalsel.

Selain itu, turut mendampingi Kakorbinmas Baharkam Polri antara lain Dirbinpotmas Korbinmas Brigjen Pol Drs. Nursyah Putra, M.HAN., Kasubditcakkal Korsabhara Kombes Pol Gatot Ari Purbaya, S.I.K., Kasubditbianev/Polsus Korbinmas Kombes Pol Hastho Raharjo, S.I.K., S.H., M.H., Kasubditbinmasair Korpolairud Kombes Pol Yoga Baskara Jaya, S.H., S.I.K., dan Koorspri Kakorbinmas AKP Andre Ch Paeh, S.Tr.K., S.I.K., M.H.

Dalam apel tersebut, tim melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, meliputi Inspeksi fisik terhadap kondisi mesin, kebersihan, kelengkapan administrasi kendaraan dinas roda dua, roda empat, hingga kendaraan taktis. Selain itu, fungsionalitas Alut dan Alsus seperti alat komunikasi, tameng, helm, hingga peralatan SAR dipastikan dalam kondisi 100% siap pakai.

Tim Korbinmas Baharkam Polri juga meninjau kompetensi anggota dalam prosedur pengoperasian alat-alat teknis, serta sikap tampang dan kedisiplinan personel fungsi Harkamtibmas guna memastikan kesiapan mental dan penampilan yang representatif sebagai pengayom masyarakat.

Dilakukan inventarisasi masalah terhadap kendaraan yang memasuki masa perawatan berat atau peralatan yang sudah kedaluwarsa secara teknologi, serta mengecek kecukupan kuantitas peralatan dibandingkan kebutuhan ideal di seluruh wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menyambut baik pelaksanaan apel pegelaran ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab kepolisian dalam mengelola aset negara demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dengan kesiapan personel dan peralatan yang prima, kami optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolda.

Sementara itu Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Kalingga Rendra memberikan asistensi agar standar perawatan dan penggunaan sarpras di daerah sesuai regulasi Mabes Polri. Ia menekankan bahwa kesiapan alat bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga untuk mendukung pendekatan preventif dan preemtif kepada masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan menjamin tidak ada kendala teknis yang menghambat respons Polri saat masyarakat membutuhkan bantuan, serta menekankan pentingnya pemeliharaan rutin untuk efisiensi anggaran dan memperpanjang usia pakai sarana prasarana negara.

Tanah Laut — Upaya penguatan sektor pertanian terus dilakukan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Harapan Jaya atas nama Iswanto di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung. Kamis (23/04).

Pada lahan seluas 3 hektar tersebut, tanaman jagung yang telah memasuki usia 60 hari terlihat tumbuh subur dan berkembang dengan baik. Kondisi ini menunjukkan perawatan yang maksimal dari petani serta adanya pendampingan berkelanjutan dari pihak kepolisian.

Kapolsek Takisung menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan keberhasilan program pertanian di wilayahnya.

“Kami terus hadir mendampingi para petani untuk memastikan tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Harapannya, hasil yang diperoleh nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Polri di sektor pertanian juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik antara petani dan aparat, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan kondusif.

Melalui langkah ini, diharapkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Takisung semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

Selasa, 21 April 2026

Tanah Laut – Satuan Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Bimbingan Keamanan Swakarsa (Binkamsa) di Rutan Kelas IIB Pelaihari, yang bertempat di halaman depan Rutan Kelas IIB Pelaihari, Selasa (20/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono beserta anggota Sat Binmas Polres Tanah Laut, didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, serta diikuti oleh sekitar 30 anggota Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari. Apel bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, personel Sat Binmas memberikan materi pelatihan terkait penggunaan pegangan 1 dan pegangan 2, serta penggunaan borgol sebagai sarana untuk mempertahankan diri dan melumpuhkan pelaku apabila terjadi gangguan keamanan di lingkungan rutan.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan senjata api beserta amunisi guna memastikan kelayakan, keamanan, dan kesiapsiagaan perlengkapan dinas yang dimiliki petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan personel Rutan dalam menjaga keamanan semakin meningkat, serta terjalin kerja sama yang baik antara Polres Tanah Laut dan Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono menyatakan bahwa melalui kegiatan Binkamsa ini, kami dari Sat Binmas Polres Tanah Laut berupaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. 

Materi yang kami berikan meliputi teknik pengamanan, penggunaan borgol, serta pengecekan senjata api dan amunisi agar seluruh personel selalu siap menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. 

“Kami berharap sinergitas antara Polri dan pihak Rutan terus terjalin dengan baik demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.” ujar Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiyono.

Tanah laut - Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Press Conference sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Kasatresnarkoba Iptu M. Firmansyah Baso, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, A.Md. Kegiatan tersebut dihadiri awak media Kabupaten Tanah Laut dan dilaksanakan di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (22/4).

Dalam konferensi pers tersebut disampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Tanah Laut berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus narkotika selama periode 21 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 7 orang tersangka, seluruhnya laki-laki.

Adapun barang bukti yang berhasil disita berupa narkotika jenis sabu dengan berat bersih 1.151,93 gram atau kurang lebih 1,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.150,55 gram dimusnahkan, sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian di persidangan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi masyarakat, maka diperkirakan dapat merusak serta membahayakan ribuan jiwa. Dari hasil penyitaan ini, kami berhasil menyelamatkan sekitar 28.262 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegas Kapolres.

Selain itu, apabila dinominalkan, barang bukti sabu tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp1.375.000.000.

Dari data penyidikan, rata-rata tersangka berusia antara 30 hingga 50 tahun, dengan latar belakang pendidikan mayoritas SD dan SMP yang tidak tamat. Sedangkan pekerjaan para tersangka sebagian besar tidak bekerja, nelayan, dan swasta. Saat ini, sebanyak 4 perkara masih dalam proses penyidikan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama memerangi peredaran narkotika dengan cara meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, keluarga, dan pergaulan anak-anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tanah Laut untuk tidak mencoba-coba narkoba dalam bentuk apa pun. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat sangat penting demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Tanah Laut yang bersih dari narkoba,” pungkas Kapolres.

TANAH LAUT – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian. Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung yang ditanam secara tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit milik warga, Sdr. Prasetyo, di Desa Batu Mulia, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (22/04).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan langsung di lahan seluas 1 hektar dengan kondisi tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 60 hari. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman terlihat cukup baik dan berpotensi memberikan hasil panen yang optimal.

Kapolsek Panyipatan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

“Monitoring ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kepada para petani, serta memastikan bahwa program pertanian berjalan dengan baik. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Panyipatan.

Senin, 20 April 2026

 Tanah Laut – Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional bulan April 2026, yang berlangsung dengan khidmat, Selasa (21/4/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K.,M.I.K. selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polres Tanah Laut.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan semangat disiplin dan tanggung jawab sebagai aparat Negara.

Dalam amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan Kapolres Tanah Laut, disampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen sebagai aparatur negara.

“Melalui momentum ini, kita diingatkan untuk terus memperkuat disiplin, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian, agar kehadiran kita benar-benar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres saat membacakan amanat.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai anggota Polri, personel dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif dan visioner dalam menyikapi perkembangan situasi global, nasional, hingga daerah.

Kapolda juga menyoroti dinamika geopolitik global yang saat ini masih diwarnai berbagai konflik, seperti di kawasan Timur Tengah, yang berdampak pada sektor energi dunia hingga memicu kenaikan harga minyak. Dampak tersebut turut dirasakan di dalam negeri, termasuk melalui penyesuaian harga BBM non-subsidi.

Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat, yang pada akhirnya dapat berdampak pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain itu, menjelang momentum Hari Buruh Internasional (May Day), personel Polri diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat adanya dinamika aksi penyampaian aspirasi di wilayah Kalimantan Selatan.

Kapolda menegaskan pentingnya membangun sense of awareness dan sense of crisis, serta mengedepankan langkah antisipatif dalam pelaksanaan tugas.

“Polri tidak hanya menangani, tetapi harus mampu mengantisipasi. Tidak hanya merespon, tetapi mencegah. Tidak hanya hadir saat masalah terjadi, tetapi hadir sebelum masalah itu muncul,” tegasnya.

Di akhir amanat, disampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Kalsel dan jajaran atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan, serta mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, dan melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab.

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Tanah Laut untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tanah Laut – Upaya mendukung ketahanan pangan terus digencarkan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan monitoring persiapan tanam jagung yang dilakukan di lahan binaan Polri, tepatnya di area Pospol Bajuin, Desa Bajuin, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan seluas 1 hektare tersebut dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Sekawan milik WAGINO, yang berlokasi di Jalan Sido Rukun. Kegiatan monitoring ini difokuskan pada kesiapan lahan menjelang masa tanam yang direncanakan berlangsung pada akhir April 2026.

Dalam peninjauan tersebut, petugas memastikan kondisi lahan sudah melalui tahap pembersihan dan pengolahan awal. Selain itu, kesiapan sarana pendukung seperti benih, pupuk, serta sistem pengairan juga menjadi perhatian guna menunjang hasil panen yang optimal.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

“Monitoring ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan binaan Polri agar proses tanam dapat berjalan tepat waktu dan maksimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan kelompok tani agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, diharapkan kegiatan tanam jagung di lahan binaan tersebut dapat berjalan lancar dan menghasilkan panen yang optimal, sejalan dengan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Minggu, 19 April 2026

Tanah Laut – Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Bersemi, milik Sdr. Adriansyah, di Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Senin (20/04).

Lahan jagung yang dipantau berada di RT 09 RW 04 dengan luas kurang lebih 3 hektare. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung saat ini berumur sekitar 40 hari dan dalam kondisi tumbuh cukup baik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan proses pertanian masyarakat berjalan aman dan lancar.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa monitoring ini rutin dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada kelompok tani binaan.

“Kami terus melakukan pengecekan dan pendampingan agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Selain itu, kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui pembinaan terhadap kelompok tani seperti Poktan Bersemi, diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan situasi kamtibmas tetap kondusif serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Pelaihari, semakin meningkat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca