Senin, 06 April 2026


Tanah Laut – Guna mengantisipasi terjadinya kejahatan jalanan, Polsek Jorong melaksanakan kegiatan patroli malam dengan menyasar ruas jalan yang minim penerangan di wilayah hukumnya, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 23.00 Wita hingga selesai dengan fokus pengawasan di sepanjang Jalan A. Yani, Kecamatan Jorong. Jalur tersebut menjadi perhatian khusus karena kondisi penerangan yang terbatas sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Dalam patroli tersebut, personel Polsek Jorong melakukan pemantauan situasi serta patroli mobile guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan C3 seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu waspada, terutama saat melintas di jalur yang sepi dan minim penerangan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta menekan angka kriminalitas di wilayah Kecamatan Jorong.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H. menyampaikan bahwa patroli malam difokuskan pada titik-titik rawan guna mencegah terjadinya kejahatan jalanan.

“Kami meningkatkan patroli pada jalur yang minim penerangan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan C3. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara di malam hari dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Tanah Laut – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.00 Wita hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan Kamtibmas dan menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Adapun lokasi patroli meliputi Taman Hasan Basri, Taman Kijang Mas, Jalan Boejasin Pal Palan Pelaihari, serta Jalan A. Syairani Pelaihari.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta melakukan pemantauan situasi, dialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, patroli juga bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, balap liar, serta gangguan ketertiban lainnya.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai bentuk pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Patroli ini merupakan upaya kami untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Tanah Laut dapat terus terjaga dengan baik.

 


Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

“Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.

Tanah laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Polsek Tambang Ulang melakukan pengecekan lahan binaan Polri seluas 5 hektar yang berada di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Polsek Tambang Ulang sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola lahan produktif, khususnya untuk persiapan masa tanam jagung.

Lahan binaan Polri tersebut saat ini digarap oleh Saudara Samsiar yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkah Bersama. Dari hasil pengecekan, kondisi lahan dinilai siap untuk memasuki tahap pengolahan awal sebelum proses penanaman dimulai.

Kapolsek Tambang Ulang dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah hukum Polsek Tambang Ulang.

“Kami dari Polsek Tambang Ulang terus berkomitmen untuk mendampingi dan memastikan lahan binaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Harapannya, melalui pengelolaan yang baik bersama kelompok tani, hasil panen jagung nantinya bisa meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi kunci utama dalam keberhasilan program ini.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan ini. Dengan kerja sama yang baik, kita optimis lahan ini dapat menjadi salah satu sumber pangan yang produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan pengecekan ini sekaligus menjadi bentuk monitoring serta evaluasi terhadap kesiapan lahan, sehingga proses penanaman jagung dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari melaksanakan pemantauan proses penanaman jagung di lahan binaan yang berada di Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Lahan seluas kurang lebih 8 hektar tersebut digarap oleh sdri Nazaruddin sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Pelaihari memastikan proses penanaman jagung berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman bibit jagung oleh para petani. Kehadiran polisi di tengah kegiatan pertanian ini juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Tanah Laut.

“Polsek Pelaihari akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian jagung milik masyarakat maupun kelompok tani. Harapannya, hasil panen nanti bisa maksimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kapolsek.

Tanah Laut - Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring penanaman jagung pakan di lahan binaan yang berlokasi di Desa Tajau Mulya, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan yang digarap oleh Sdr. Tony Putra, dengan luas lahan 1 hektare. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam saat ini berumur kurang lebih 1 minggu dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Batu Ampar.

“Kami secara rutin melakukan pemantauan terhadap lahan binaan, guna memastikan proses penanaman hingga perawatan tanaman jagung berjalan optimal. Hal ini sebagai wujud dukungan Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga hasil pertanian yang diperoleh nantinya dapat maksimal dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di daerah.

Statistik Pembaca