Minggu, 07 Juni 2026

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Takisung terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Iswanto yang berlokasi di Jalan Mina Padi, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (8/6).

Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Takisung untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sejak tahap awal penanaman. Lahan seluas 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar dua minggu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik. Monitoring rutin dilakukan guna mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, termasuk kondisi lahan, kebutuhan perawatan, hingga potensi gangguan hama dan cuaca.

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman, personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas tanaman hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah,” ujar AKP Duki.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung di lahan binaan Polri tersebut dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

PELAIHARI — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat. Senin (8/6).

Kali ini, Bripka Rahmat Hidayat selaku Bhabinkamtibmas Desa Ambungan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Tani Muda yang diketuai Imam Khoiri. Lahan pertanian tersebut berlokasi di RT 05 RW 01 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 5 hektare itu kini telah memasuki usia tanam sekitar 95 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum tumbuh baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Selain memantau kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan petani terkait perawatan tanaman serta kesiapan menghadapi masa panen.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan kondisi tanaman yang tumbuh baik pada usia 95 hari, lahan jagung Poktan Tani Muda diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Ambungan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli serta pengamanan di sejumlah tempat ibadah yang melaksanakan kegiatan keagamaan pada Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Tanah Laut di beberapa lokasi tempat ibadah, yakni Gereja Santa Theresia yang berada di Jalan Parit Mas, Gereja Pantekosta di Jalan Parit Baru, Gereja Maranatha Angsau, serta Vihara Budha Sasana Pelaihari.

Pengamanan dan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar tempat ibadah.

Selain melaksanakan pengamanan, personel juga melakukan patroli dialogis dengan pengurus dan jemaat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, termasuk dalam menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan ibadah seluruh umat beragama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi tempat ibadah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri mendapat apresiasi dari masyarakat dan jemaat yang merasa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam kegiatan apel dan jam pimpinan yang dilaksanakan di lingkungan Polres Tanah Laut, Senin (8/6) pagi.

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri segala nikmat dan kebaikan yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, rasa syukur merupakan salah satu kunci untuk menciptakan kebahagiaan dalam kehidupan maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Marilah kita selalu mengingat hal-hal baik yang masih diberikan Tuhan kepada kita. Dengan bersyukur, kita dapat menjalani tugas dengan lebih baik karena kebahagiaan berawal dari diri sendiri,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya memulai perubahan dan perbaikan dari hal-hal kecil. Disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja harus dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga perilaku dan menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Ia meminta seluruh anggota untuk saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain demi mempertahankan nama baik institusi Polri.

“Menjelang Hari Bhayangkara, jangan ada pelanggaran sekecil apa pun. Mari kita sama-sama saling mengingatkan agar tetap disiplin dan menjaga citra Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan audit. Untuk itu, seluruh satuan fungsi dan personel diminta segera mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan, baik administrasi maupun data pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan audit dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal.

Melalui arahan tersebut, Kapolres berharap seluruh personel Polres Tanah Laut terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Hasil menggembirakan ditunjukkan sektor pertanian di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Lahan jagung milik Prasetyo di Desa Panyipatan yang menjadi bagian dari program pendampingan Polri berhasil memasuki masa panen dengan estimasi hasil mencapai sekitar 8 ton. Minggu (7/6).

Kegiatan monitoring panen dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Panyipatan, Aiptu Nyoto Suhantoro, sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian yang selama ini mendapatkan perhatian dari jajaran Polsek Panyipatan. Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut dinilai memiliki produktivitas yang cukup baik dan berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian petani setempat.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, keterlibatan Polri melalui para Bhabinkamtibmas menjadi salah satu bentuk dukungan nyata di lapangan. Tidak hanya melakukan pengamanan, personel kepolisian juga aktif menjalin komunikasi dengan petani, memantau perkembangan tanaman, hingga mendampingi saat masa panen.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, mengatakan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras petani yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“Panen ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” kata IPTU Wanda Satriadi.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung dengan estimasi hasil 8 ton dari lahan seluas 1 hektare tersebut menunjukkan bahwa potensi pertanian di wilayah Panyipatan masih sangat menjanjikan. Karena itu, pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan produksi pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kali ini, kegiatan monitoring dilakukan pada tanaman jagung di lahan milik Karnoto, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Dalam pemantauan yang dilakukan, tanaman jagung yang berada di lahan seluas 3 hektare diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 70 hari dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga hingga memasuki masa panen. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Polri untuk memberikan pendampingan kepada petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal guna meningkatkan hasil produksi.

Bripka Febrian Anggara turut berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi tanaman, kebutuhan perawatan, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa program pendampingan terhadap lahan pertanian masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas, kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan petani menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang saat ini berkembang dengan baik di lahan seluas 3 hektare tersebut, diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring tanaman jagung kali ini dilaksanakan di lahan milik Biyani yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Monitoring dilakukan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung. Dalam kegiatan tersebut, ia memantau kondisi tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 1 hektare dan saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa budidaya.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Yosef Besthari juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan turut mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Statistik Pembaca