Kamis, 04 Juni 2026


Tanah Laut – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan korvey atau kerja bakti serentak di lingkungan mako dan fasilitas umum di wilayah hukum masing-masing, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan korvey ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kenyamanan dan keindahan lingkungan kerja maupun fasilitas publik.

Personel Polres Tanah Laut dan Polsek jajaran tampak bergotong royong membersihkan halaman, saluran air, taman, serta area sekitar perkantoran dan tempat-tempat umum. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan korvey ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar personel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya hidup bersih dan semangat gotong royong. Selain itu, kegiatan korvey juga menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan tertata,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Tanah Laut, Jajaran Polsek Tambang Ulang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo, yang melaksanakan pemantauan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang berada di lahan binaan Polri seluas 16 hektare tetap tumbuh dengan baik menjelang masa panen. Saat ini, tanaman jagung tersebut telah memasuki usia sekitar 90 hari dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo juga berinteraksi dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolsek Tambang Ulang, IPTU Mangasa Siagian, mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan dan monitoring yang dilakukan personel di lapangan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. Dengan luas lahan mencapai 16 hektare dan kondisi tanaman yang terus dipantau, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut, - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Personel Polsek Batu Ampar, AIPTU Agus Rahmadani, melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Alex Priadi yang berlokasi di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Lahan jagung seluas 2 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 12 ton jagung, atau rata-rata 6 ton per hektare. Hasil panen ini menjadi salah satu indikator positif keberhasilan budidaya jagung yang dilakukan petani bersama pendampingan dari Polri melalui program lahan binaan.

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Agus Rahmadani turut memantau proses panen sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi tanaman dan hasil produksi yang diperoleh. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas dan anggota di lapangan untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Kami berharap hasil panen yang baik ini dapat menjadi penyemangat bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan lahan pertanian secara optimal,” ujar AKP Munadi.

Melalui sinergi antara petani dan Polri, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Batu Ampar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat setempat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Antik Intan 2026 yang berlangsung selama periode 12 Mei 2026 hingga 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat atas keberhasilan pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Dalam operasi tersebut, Polres Tanah Laut bersama jajaran berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus tindak pidana narkotika. Dari jumlah tersebut, 14 kasus merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polres Tanah Laut, sedangkan 9 kasus lainnya diungkap oleh Polsek jajaran dan Sat Polairud Polres Tanah Laut.

Dari seluruh kasus yang berhasil diungkap, petugas mengamankan sebanyak 28 tersangka yang terdiri dari 26 laki-laki dan 2 perempuan. Para tersangka diduga memiliki peran yang berbeda-beda dalam jaringan peredaran narkotika, mulai dari penyalahguna hingga pengedar.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bersih mencapai 315,08 gram. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dari berbagai kasus selama pelaksanaan Operasi Antik Intan 2026.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi dengan asumsi penggunaan 0,20 gram untuk lima orang, maka barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 7.850 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Tanah Laut dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Kapolres.

Pada kesempatan yang sama, Polres Tanah Laut juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan kasus tersebut. Dari total barang bukti sabu seberat 315,08 gram yang disita, sebanyak 305,08 gram dimusnahkan. Sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian dalam proses persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemusnahan barang bukti dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, serta untuk memastikan barang bukti narkotika tidak disalahgunakan kembali.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa apabila dinominalkan, nilai ekonomis barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan tersebut diperkirakan mencapai Rp390.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh juta rupiah).

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

“Dengan keberhasilan Operasi Antik Intan 2026 ini, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan, pemberantasan, dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika guna mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba” tegas Kapolres.


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Polsek Bati-Bati, personel Polsek Bati-Bati secara rutin melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Seperti yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) mulai pukul 10.00 Wita, personel Polsek Bati-Bati melakukan patroli dan monitoring di SPBU Nusa Indah yang berada di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat, memantau ketersediaan stok BBM, serta mengantisipasi terjadinya antrean panjang, penimbunan, maupun penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan situasi di area SPBU, berkoordinasi dengan pihak pengelola, serta memantau aktivitas pengisian BBM guna memastikan seluruh proses berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan monitoring SPBU akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Bati-Bati.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kehadiran anggota di lapangan juga bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun penyimpangan dalam pendistribusian BBM,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di SPBU Nusa Indah terpantau aman dan kondusif. Stok BBM tersedia dalam kondisi cukup, aktivitas pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya antrean maupun gangguan kamtibmas.

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin pelaksanaan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Bulan April 2026 dibandingkan dengan Bulan Mei 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan Anev tersebut, masing-masing Kabag, Kasat, Kasi, dan Kapolsek jajaran memaparkan hasil pelaksanaan tugas dan capaian kinerja selama periode bulan Mei 2026 serta membandingkannya dengan capaian pada bulan April 2026. Paparan meliputi berbagai aspek, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, pelayanan publik, kegiatan preventif dan preemtif, hingga capaian program prioritas Polri di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Melalui forum evaluasi ini, seluruh satuan fungsi dan jajaran Polsek menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas, hambatan yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  menekankan pentingnya evaluasi secara berkala sebagai sarana untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas serta meningkatkan kinerja organisasi. Ia meminta seluruh personel dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas, dan sinergitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Anev ini kita dapat mengetahui capaian yang telah diraih, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan. Saya berharap seluruh jajaran terus bekerja secara maksimal, menjaga soliditas, dan berinovasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif, di mana setiap satuan fungsi dan Polsek jajaran diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian serta berdiskusi mengenai strategi peningkatan kinerja pada periode berikutnya.

Statistik Pembaca