Kamis, 01 Februari 2024

 


TANAH LAUT - Hari ini, Jumat (2/2), Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tanah Laut, Polda Kalsel, melakukan kegiatan bersih sungai dan pantai dalam rangka Sambang Nusa Presisi di Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk DPRKPLH, BKSDA, Saka Bhayangkara, Polsek Panyipatan, pelajar, dan pengelola Pantai Batakan Baru.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Khairin Alplani, S.Sos, memimpin langsung kegiatan bersama personil Satpolairud, Ditpolair Polda Kalsel, dan berbagai pihak yang turut serta dalam upaya menjaga kebersihan pesisir pantai. Giat ini juga merupakan bagian dari inisiatif Korpolairud Baharkam Polri.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Khairin Alplani, S.Sos, mengatakan bahwa dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) ini, para peserta bersama-sama membersihkan sungai dan pantai dari sampah plastik serta ranting kayu yang mungkin terbawa oleh arus air.

“Upaya bersih-bersih ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekitar Pantai Batakan Baru” Ungkap Iptu Khairin.

Selain kegiatan pembersihan, juga dilaksanakan penanaman pohon ketapang kencana sebagai bagian dari upaya pelestarian alam. Sebanyak 40 pohon ketapang kencana ditanam di sekitar pantai untuk meningkatkan kehijauan dan mendukung ekosistem yang sehat.

"Ikatan batin antara instansi terkait, masyarakat, dan pihak-pihak yang berkepentingan sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kita semua dalam mendukung program pelestarian alam, terutama di wilayah pesisir," tambahnya.

Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini berharap bahwa upaya bersama ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar Pantai Batakan Baru dan menjadi inspirasi untuk kegiatan serupa di tempat lain. Satpolairud Polres Tanah Laut terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam perairan dan pantai.

TANAH LAUT - Meskipun telah ada upaya pencegahan terkait penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, Satlantas Polres Tanah Laut (Tala) tetap teguh dalam penindakan. Dalam upaya yang inovatif, Satlantas Polres Tala memutuskan untuk tidak hanya menyita barang bukti, tetapi juga menjadikannya sebagai monumen sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, melalui Kasat Lantas, Iptu Ananda Mustika Adya, menyatakan bahwa knalpot yang tidak sesuai spesifikasi yang disita tidak akan dimusnahkan. Sebaliknya, knalpot tersebut akan dijadikan monumen berbentuk rusa, menjadi ikon Tanah Laut.

“Nanti knalpot yang tidak sesuai spesifikasi ini akan kita buat sebagai monumen berbentuk rusa ikon Tanah Laut," Ucap Kasat Lantas.

Tujuan dari pembuatan monumen ini adalah untuk memberikan pesan edukatif kepada para pengendara motor.

“Dengan adanya monumen tersebut, diharapkan para pengendara yang melihatnya dapat menyadari betapa pentingnya menggunakan knalpot sesuai spesifikasi untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan Bersama” Tambahnya.

Kasat Lantas Iptu Ananda Mustika Adya juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, karena ini sangat mengganggu masyarakat dan melanggar undang-undang lalu lintas.

Keputusan untuk menciptakan monumen ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Dengan demikian, Satlantas Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menjalankan tugasnya guna menciptakan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak. 

Polres Tanah Laut melaksanakan Program Jum'at Curhat Presisi di rumah Bapak Ismail, yang terletak di Kelurahan Sarang Halang RT 10, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jum’at (2/2). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta memberikan wadah bagi warga untuk berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dipimpin oleh Kasat Binmas Iptu Subardi, yang didampingi oleh para pejabat utama Polres Tanah Laut. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah warga dari Kelurahan Sarang Halang RT 10, Kecamatan Pelaihari, yang antusias menyambut kehadiran petugas kepolisian.

Dalam sambutannya, Kasat Binmas Iptu Subardi menyampaikan bahwa Program Jum'at Curhat Presisi merupakan inisiatif Polres Tanah Laut untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Kami ingin menciptakan hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat. Dengan adanya Program Jum'at Curhat Presisi, kami berharap masyarakat dapat dengan bebas menyampaikan keluh kesah, saran, atau masukan terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka," ujar Iptu Subardi.

Bapak Ismail, tuan rumah acara, menyambut baik kehadiran Polres Tanah Laut di lingkungan tempat tinggalnya. Ia menyampaikan beberapa masukan terkait keamanan di wilayahnya dan mengapresiasi upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban.

Selain dialog antara polisi dan masyarakat, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyuluhan terkait kamtibmas, pencegahan kejahatan, dan informasi-informasi penting lainnya. Para warga yang hadir diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada petugas kepolisian.

Kegiatan Program Jum'at Curhat Presisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membangun sinergi antara Polres Tanah Laut dan masyarakat setempat. Program serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama-sama.

Statistik Pembaca