Jumat, 21 Maret 2025



Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman di Masjid Agung Syuhada, Pelaihari, pada Jumat (21/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Forkopimda Tanah Laut, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memadati masjid.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny menyampaikan bahwa kehadiran Polres Tanah Laut dalam acara ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam mendukung kegiatan keagamaan dan menjaga keamanan selama bulan Ramadhan.

“Polri selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Kami juga siap memastikan keamanan dan kenyamanan selama bulan Ramadhan agar ibadah dapat berjalan dengan khusyuk,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan tausiah keagamaan, buka puasa bersama, serta salat Maghrib berjamaah. Selain itu, diberikan pula bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan di Kabupaten Tanah Laut.

 


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Jumat Curhat yang kali ini diwakili oleh Wadir Binmas Polda Kalsel AKBP Rudi Hartono, S.I.K., M.M. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Jami Al-Fallah Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Jumat (21/3).

Acara ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Banyu Irang beserta perangkat desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Rudi Hartono menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta saran terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Melalui dialog interaktif ini, diharapkan sinergi antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat semakin erat.

"Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keresahan masyarakat, baik terkait masalah keamanan, lalu lintas, maupun isu sosial lainnya. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama mencari solusi terbaik," ujar AKBP Rudi Hartono.

Pada kesempatan ini, masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan dan masukan, di antaranya mengenai peningkatan patroli keamanan di daerah rawan, penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda, serta penertiban lalu lintas di sekitar area pasar dan sekolah. Pihak kepolisian pun berjanji akan menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

Kegiatan Jumat Curhat ini diakhiri dengan pemberian bingkisan doa bersama serta ramah tamah antara jajaran kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut.

  


Satgas Pangan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan terhadap produk minyak goreng merek Minyakita di Toko Maimunah, Jalan Ir. P. Moch. Noor, Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Sabtu (22/3/2025). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian kemasan, takaran/ukuran, dan harga yang berlaku sesuai dengan ketentuan pemerintah.  

Tim Satgas Pangan yang dipimpin Panit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Kalsel AKP Krismandra NW, S.H. didampingi Iptu Cahya Prasada T, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aipda Ade Putera, S.Sos., M.A.P., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Bripka Glery Ferdinand Hutapea, S.H., M.M. meninjau langsung kemasan minyak goreng Minyakita yang dijual di toko tersebut. 

Pengecekan meliputi berat bersih, label kemasan, serta harga eceran yang diterapkan. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak adanya praktik penimbunan, pengurangan takaran, atau pelanggaran lainnya yang dapat merugikan konsumen.  

AKP Krismandra mengatakan, kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari instruksi Mabes Polri kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Amin Rovi, S.H.

Beliau menyatakan, pengecekan merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di pasaran khusunya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah. "Kami ingin memastikan bahwa minyak goreng Minyakita yang dijual kepada masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari segi takaran maupun harga," ujar AKP Krismandra.  

Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan ke sejumlah titik penjualan lainnya untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku.  

Masyarakat dihimbau yang ingin membeli murah minyak goreng Minyakita bisa langsung ke distributor pertama atau distributor kedua yang menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah seharga Rp.15.700,-.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika menemukan praktik penimbunan, pengurangan takaran, atau penjualan minyak goreng dengan harga di atas ketentuan. Laporan dapat disampaikan ke Satgas Pangan Polda Kalsel atau langsung ke kantor polisi terdekat.

Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng Minyakita di pasaran dapat terjaga, sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

Statistik Pembaca