Senin, 15 Juni 2026

TANAH LAUT — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan kepada petani melalui kegiatan monitoring pasca tanam jagung di wilayah binaannya. Kali ini, pemantauan dilakukan di lahan milik Ahyani yang berada di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Senin (15/6).

Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aipda Tarji selaku Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 3 hektare dengan usia tanaman mencapai 110 hari.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat baik dan siap memasuki masa panen. Petani memperkirakan panen akan dilakukan dalam waktu sekitar 10 hari ke depan apabila kondisi cuaca tetap mendukung.

Selain memantau perkembangan tanaman, Aipda Tarji juga berdiskusi dengan pemilik lahan mengenai kesiapan panen serta kondisi tanaman menjelang masa petik. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan pihaknya akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi petani di desa binaan.

“Tanaman jagung di lahan ini menunjukkan perkembangan yang baik dan diperkirakan akan dipanen dalam waktu sekitar 10 hari lagi. Kami berharap hasil panennya maksimal sehingga dapat memberikan manfaat bagi petani dan mendukung ketahanan pangan di daerah. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk di sektor pertanian,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Dengan masa panen yang semakin dekat, para petani berharap hasil produksi tahun ini dapat memberikan keuntungan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut dilakukan oleh AIPTU Mujiono selaku Bhabinkamtibmas dengan memantau lahan jagung milik Sahabudin Basir, S.Sos di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Senin (15/6)

Lahan pertanian seluas 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar 50 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, AIPTU Mujiono juga berkoordinasi dengan petani terkait pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil panen nantinya.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, untuk memastikan tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Kami berharap hasil pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Jorong berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Minggu, 14 Juni 2026

 


Tanah Laut – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tanah Laut melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel, bertempat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Senin (15/6).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan setiap anggota Polri senantiasa memegang teguh disiplin, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjaga sikap dan penampilan sebagai aparat penegak hukum yang profesional dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel Sipropam melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi perorangan, seperti kartu tanda anggota (KTA), KTP, SIM, dan surat-surat kendaraan bermotor. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap kerapian penggunaan seragam dinas beserta atributnya, penampilan personel, serta kepatuhan terhadap ketentuan disiplin yang berlaku di lingkungan Polri.

Operasi Gaktibplin ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan personel terhadap aturan internal, sehingga dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan internal agar setiap anggota mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme di lingkungan organisasi. Melalui Operasi Gaktibplin, diharapkan seluruh personel dapat menjadi contoh yang baik, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan semangat “Polri untuk Masyarakat.”

AKP Suriani, Kasi Propam Polres Tanah Laut, mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktibplin merupakan langkah pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap memegang teguh disiplin dan profesionalisme, terutama menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap personel telah memenuhi kelengkapan administrasi, berpenampilan sesuai ketentuan, serta mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan Polri. Disiplin merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan pada Senin (15/6), dengan memberikan sejumlah arahan penting kepada seluruh personel sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengawali dengan mengajak seluruh anggota untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan, kesempatan, dan amanah yang diberikan sehingga dapat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan baik. Rasa syukur tersebut harus diwujudkan melalui peningkatan disiplin, tanggung jawab, serta pelayanan yang profesional.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Ia menekankan pentingnya budaya saling mengingatkan antaranggota sehingga dapat bersama-sama menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat.

Selain itu, menghadapi pelaksanaan audit oleh Irwasum, Kapolres meminta seluruh satuan fungsi untuk mempersiapkan segala administrasi dan dokumen yang diperlukan secara lengkap dan tertib. Ia menegaskan agar tidak ada lagi temuan yang berulang serta memastikan setiap dokumen yang dibutuhkan oleh tim auditor telah tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan personel saat berkendara. Seluruh anggota diimbau agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi dan kewaspadaan di jalan, menggunakan kelengkapan berkendara, serta mematuhi seluruh peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.

Menurutnya, sebagian besar kecelakaan lalu lintas diawali dari adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus menjadi teladan dalam berlalu lintas dan tidak menjadi korban kecelakaan akibat kelalaian sendiri.

Melalui apel pagi jam pimpinan ini, Kapolres berharap seluruh personel terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga citra positif Polri.

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus mengawal program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Pemantauan kali ini dilakukan di lahan milik Sunardi yang berada di RT 19 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Lahan jagung seluas sekitar 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 94 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan yang diperlukan petani menjelang panen. Personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan langkah-langkah untuk menjaga kualitas hasil produksi.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan usia tanaman yang telah mencapai 94 hari dan kondisi yang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Takisung berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian masyarakat binaan Polri. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang di lahan jagung milik Sudarman, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Minggu (15/6)

Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 5 hektare dengan usia tanaman mencapai 74 hari. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan.

Selain memantau perkembangan tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan kesiapan menghadapi masa panen agar hasil produksi dapat maksimal.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani. Dengan kondisi tanaman yang baik dan mendekati masa panen, kami berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian warga di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri di wilayah Kecamatan Takisung. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Ricardo di lahan milik Agung yang berlokasi di RT 16 Desa Gunung Makmur, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan berkembang dengan baik menjelang masa panen. Lahan seluas sekitar 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar 75 hari.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan terawat. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Ricardo juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga masa panen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu petani mengatasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Duki.

Dengan kondisi tanaman yang berkembang baik pada usia 75 hari, lahan jagung milik Agung diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


 

Sabtu, 13 Juni 2026


Tanah Laut - Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Tanah Laut Cup sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus penguatan komunitas digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Toko Kopi Makmoer Bersama, Pasar Tapandang Berseri Pelaihari, Sabtu (13/6) malam.

Turnamen ini diikuti oleh 30 peserta yang tergabung dalam 6 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap perkembangan dunia e-sport yang kini semakin diminati dan berkembang pesat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut. Hadir pula Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tanah Laut H.M. Rahmat Hidayat yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kompetisi tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah dimulai sejak hari sebelumnya dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, e-sport saat ini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyalurkan kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda ke arah yang positif.

Kapolres menegaskan bahwa e-sport bukan hanya tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

“E-sport bukan hanya tentang juara, tetapi bagaimana kita membangun komunikasi, membentuk tim yang solid, serta menjadi wadah kompetisi yang sehat untuk mengembangkan minat dan bakat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antar komunitas serta membangun karakter generasi muda yang disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab.

Pertandingan berlangsung seru dan kompetitif hingga babak final. Setelah melalui persaingan yang ketat, Tim Genoside berhasil meraih Juara I, disusul Tim Mistream sebagai Juara II, dan Tim Kuda Hamuk menempati posisi Juara III.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berharap dapat terus mendukung perkembangan e-sport di Kabupaten Tanah Laut serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, dalam suasana yang positif dan penuh semangat kebersamaan.

TANAH LAUT — Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, terus mengintensifkan kegiatan monitoring lahan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kali ini, pemantauan dilakukan pada lahan jagung binaan Polri milik Suwardi yang berada di Desa Batu Tungku RT 012, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dan berkembang dengan baik hingga memasuki masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 1 hektare dengan usia tanam mencapai 60 hari.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Personel Polsek Panyipatan juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta upaya pencegahan terhadap gangguan hama yang berpotensi memengaruhi hasil produksi.

Pendampingan yang dilakukan oleh Polri melalui kegiatan monitoring rutin menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan dukungan dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, mengatakan bahwa program pendampingan pertanian yang dilakukan Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Monitoring tanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap tanaman yang saat ini berusia 60 hari dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Program pendampingan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian, karena dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan serta mendukung kesejahteraan para petani,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus diperkuat guna mendorong kemajuan sektor pertanian serta menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian binaan Polri di wilayah hukumnya. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan di lahan jagung milik Sudirman yang berada di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal serta mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas lahan. Tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia sekitar 60 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik dan mendapatkan perawatan secara rutin. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan hama dan penyakit.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu membantu petani meningkatkan hasil produksi dan menjaga keberlangsungan usaha pertanian.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, termasuk di bidang pertanian.

“Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara rutin, kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh dengan optimal hingga masa panen. Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujar AKP Duki.

Dengan kondisi tanaman yang berkembang baik pada usia 60 hari, lahan jagung milik Sudirman diharapkan mampu menghasilkan panen yang maksimal dan memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui program lahan binaan Polri. Kegiatan monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Rahmat selaku Bhabinkamtibmas Desa Sumber Mulia pada lahan jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Bersemi yang berada di RT 09 RW 04 Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Lahan jagung seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 91 hari dengan potensi hasil panen diperkirakan mencapai 22 ton.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sebagian telah memasuki fase pematangan tongkol. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Aipda Rahmat juga berkoordinasi dengan kelompok tani terkait perawatan tanaman, kesiapan panen, serta pemasaran hasil produksi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani dan kelompok tani di wilayah binaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polri akan terus mendukung para petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan. Dengan kondisi tanaman yang baik dan potensi hasil mencapai sekitar 22 ton, kami berharap panen nantinya dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar,” ujar IPDA Karia Jaya.

Ia menambahkan, keberhasilan budidaya jagung di lahan binaan Polri menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani dan aparat di lapangan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 12 Juni 2026

TANAH LAUT — Polsek Kurau, Polres Tanah Laut, terus mengawal program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah binaannya. Kali ini, pemantauan dilakukan pada lahan milik Misriyati yang berlokasi di RT 2 RW 1 Desa Srikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Kegiatan monitoring pascatanam dilaksanakan oleh AIPTU Rahmat Widhi Jatmiko selaku Ka SPK Polsek Kurau didampingi AIPDA Faisal Mubarak. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap tumbuh optimal serta mengetahui perkembangan tanaman menjelang masa panen.

Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 5 hektare dengan usia tanaman mencapai 2 bulan 18 hari atau sekitar 78 hari. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tanaman, personel Polsek Kurau juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait pemeliharaan tanaman, kebutuhan pupuk, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Kapolsek Kurau, IPTU Bambang Hariansyah, mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen sehingga memberikan hasil yang maksimal dan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Kurau terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian masyarakat. Kegiatan tersebut kali ini dilakukan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang terhadap lahan jagung milik Joko di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung di lahan binaan Polri tetap terjaga dan berkembang optimal menjelang masa panen. Lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar 10 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 70 hari.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dan terawat. Selain memantau kondisi tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama dan penyakit tanaman.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Monitoring yang dilakukan secara rutin bertujuan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik hingga masa panen. Kami berharap lahan jagung seluas 10 hektare ini dapat menghasilkan produksi yang optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang berkembang baik pada usia 70 hari, hasil panen yang maksimal diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Upaya memperkuat sektor pertanian dan mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Tanah Laut. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Sabtu (13/6).

Pengecekan lokasi pembangunan gudang pengeringan jagung tersebut dilakukan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan serta kesiapan fasilitas yang akan mendukung proses pascapanen para petani di wilayah setempat.

Dalam kegiatan tersebut, diketahui bahwa satu unit dryer atau mesin pengering jagung telah beroperasi dengan kapasitas mencapai 20 ton. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen, terutama saat menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung proses pengeringan secara konvensional.

Selain meningkatkan kualitas jagung pascapanen, fasilitas pengeringan tersebut juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian dan memberikan nilai tambah bagi para petani. Dengan dukungan sarana yang lebih modern, produktivitas dan daya saing hasil pertanian masyarakat diyakini dapat meningkat.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pembangunan gudang pengeringan jagung merupakan langkah positif dalam mendukung ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

“Keberadaan gudang pengeringan dan dryer jagung ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap para petani. Dengan fasilitas yang memadai, hasil panen dapat ditangani dengan lebih baik sehingga kualitas dan nilai jual jagung dapat meningkat. Kami berharap keberadaan sarana ini mampu mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, Polri akan terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk koperasi dan kelompok tani di daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Piket Call Center 110 Polres Tanah Laut menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 07.45 Wita di Jalan Raya Imban RT 007 RW 003, Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Piket 110 segera berkoordinasi dan menghubungi Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Laut. Penanganan di lokasi kejadian turut dibantu oleh personel Polsek Bati-Bati guna memastikan situasi tetap aman serta mempercepat proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah mobil Suzuki Carry warna putih dengan nomor polisi DA 8362 BY yang dikemudikan Khoirul Witoyo dan sepeda motor Honda Revo warna merah hitam nomor polisi DA 58240 PD yang dikendarai Fenny Wulandari.

Peristiwa bermula saat mobil Suzuki Carry melaju dari arah Desa Martadah menuju Desa Banyu Irang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan akibat pengemudinya mengantuk. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Fenny Wulandari. Karena jarak kedua kendaraan yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor, Fenny Wulandari, mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Tanah Laut masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum mengemudikan kendaraan. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di tempat yang aman. Keselamatan adalah prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Kapolres.  

Kamis, 11 Juni 2026

 


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri acara Pelepasan/Perpisahan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 21 Pelaihari yang digelar pada Jumat (12/6/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan haru serta dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, Wakil Ketua beserta jajaran pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 21, para guru dan karyawan, Ketua Komite, orang tua murid, serta seluruh peserta didik TK Kemala Bhayangkari 21.

Dalam sambutannya selaku Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Tanah Laut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pelepasan peserta didik dapat terlaksana dengan baik dan penuh makna.

Kapolres juga menyampaikan bahwa selama proses pendidikan, pihak sekolah telah berupaya memberikan bekal ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta nilai-nilai kedisiplinan yang diharapkan menjadi fondasi bagi para peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar.

Pada kesempatan tersebut, secara simbolis pihak sekolah menyerahkan kembali para peserta didik kepada orang tua setelah menyelesaikan masa pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 21 Pelaihari. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya tugas sekolah dalam membimbing dan mendidik anak-anak selama berada di lingkungan TK.

Kapolres Tanah Laut turut mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada putra-putrinya dalam menempuh pendidikan di jenjang berikutnya. Menurutnya, dukungan keluarga merupakan faktor penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Acara pelepasan berlangsung dengan penuh kehangatan melalui berbagai penampilan dari para peserta didik yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua. Kegiatan ini menjadi momentum yang membanggakan sekaligus awal perjalanan baru bagi anak-anak untuk meraih cita-cita di masa depan.

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan monitoring panen jagung di lahan PT Inhutani I yang berada di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Lahan tersebut digarap oleh Wayan Sadie, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki, sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi pangan di wilayah setempat. Jumat (12/6).

Panen dilakukan di lahan seluas 8 hektare dengan hasil produksi mencapai sekitar 26 ton jagung. Hasil panen tersebut selanjutnya dibeli oleh pengepul, Afandi, dengan harga Rp4.000 per kilogram, sehingga memberikan nilai ekonomi yang cukup signifikan bagi petani.

Kegiatan panen ini menjadi salah satu indikator positif perkembangan sektor pertanian di Kecamatan Jorong. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil panen yang diperoleh juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani yang mengelola lahan secara produktif.

Personel Polsek Jorong turut melakukan pemantauan terhadap proses panen dan distribusi hasil pertanian guna memastikan kegiatan berjalan lancar. Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penyangga perekonomian daerah.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa keberhasilan panen ini menunjukkan potensi besar sektor pertanian di wilayah Jorong apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

“Polri mendukung penuh upaya masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Hasil panen sebesar 26 ton ini merupakan bukti kerja keras petani yang patut diapresiasi. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas lahan sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang produktif dan berdaya saing di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Polsek Kintap, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan melalui monitoring tanaman jagung di lahan milik Suprat yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (12/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan dengan baik sejak fase awal penanaman. Lahan yang dipantau memiliki luas sekitar 0,25 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 20 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik sesuai dengan usia tanamnya. Personel Polsek Kintap juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

Pendampingan yang dilakukan kepolisian merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dengan masyarakat, khususnya para petani, guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan mendukung ketersediaan pangan di daerah.

Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysory, mengatakan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan yang dilakukan oleh personel di lapangan.

“Monitoring ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Polri terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berusia 20 hari dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen, sehingga memberikan hasil yang optimal dan membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam mendampingi petani diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, tanaman jagung milik Suprat diharapkan berkembang optimal dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga maupun ketahanan pangan daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

 


Tanah Laut – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan pembagian bantuan sosial (baksos) kepada berbagai elemen masyarakat di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Jumat (12/6).

Bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., kepada perwakilan organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari Banser Kabupaten Tanah Laut, Kokam Kabupaten Tanah Laut, Senkom Kabupaten Tanah Laut, serta Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa pelaksanaan bantuan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk berbagi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta membangun sinergi yang harmonis dalam menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Tanah Laut.

“Melalui penyaluran bantuan sosial tersebut, Polres Tanah Laut berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dapat semakin erat. Kolaborasi yang solid antara Polri dan seluruh komponen masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif” ungkapnya.

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang senantiasa hadir untuk berbagi, melayani, dan mengayomi demi terwujudnya Tanah Laut yang aman dan sejahtera.

Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Legawa Polres Tanah Laut, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Banser Kabupaten Tanah Laut, Kokam Kabupaten Tanah Laut, Senkom Kabupaten Tanah Laut, dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pelaksanaan nobar ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Tanah Laut. Melalui suasana kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid serta semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Selain menjadi sarana hiburan dan memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi antara Polri dan seluruh komponen masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tanah Laut” Kata Kapolres.

Melalui kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang semakin baik antara Polres Tanah Laut dengan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kami berharap seluruh komponen masyarakat dapat terus bersatu, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, serta kondusif demi kemajuan daerah.” Tutup Kapolres.

Polres Tanah Laut berharap kegiatan seperti ini dapat semakin memperkuat kolaborasi dan komunikasi yang positif dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.



Tanah Laut – Dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes to Pesantren di Pondok Pesantren Babussalam Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepada para santri mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap aturan lalu lintas. Dalam penyampaiannya, personel Sat Lantas memberikan pengenalan berbagai jenis rambu-rambu lalu lintas beserta fungsinya sebagai pedoman bagi pengguna jalan.

Selain itu, para santri juga diberikan informasi mengenai peraturan berlalu lintas yang berlaku, termasuk kewajiban setiap pengguna jalan untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama. Petugas turut menjelaskan sanksi yang dapat dikenakan apabila terjadi pelanggaran lalu lintas, sehingga para santri memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan di jalan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa melalui kegiatan Police Goes to Pesantren, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap dapat membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak dini, sehingga para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

kami ingin menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini tentang rambu-rambu, aturan berlalu lintas, serta konsekuensi pelanggaran diharapkan dapat membentuk karakter yang disiplin dan tertib di jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat.” Jelas Kasat Lantas.

Rabu, 10 Juni 2026



Tanah Laut – Anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Pembinaan, Penyuluhan, dan Sosialisasi Keselamatan Dalam Berkendara kepada para pelajar di SMAN 2 Jorong, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (10/6).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Jorong, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Tanah Laut, Bhabinkamtibmas Desa Simpang Empat Sungai Baru, Banit Lantas Polsek Jorong, para guru, serta seluruh siswa dan siswi yang mengikuti sosialisasi dengan antusias.

Dalam penyuluhan tersebut, personel Sat Lantas memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara serta menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia pelajar. Materi yang disampaikan meliputi kewajiban mematuhi rambu-rambu lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, serta pentingnya memiliki etika dan tanggung jawab di jalan raya.

Selain itu, para pelajar juga diberikan informasi mengenai kondisi dan tingkat kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Melalui pemaparan tersebut, diharapkan para siswa dapat memahami berbagai faktor penyebab kecelakaan dan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menerangkan bahwa melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. 

“Kami berharap para siswa menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.” Tutur Kasat.

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut mengikuti kegiatan Zoom Meeting Pembinaan Rohani Agama Islam, Katolik, Protestan, dan Hindu yang diselenggarakan secara rutin oleh BagBinReligi Rowatpers SSDM Polri, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan pembinaan rohani tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi di lingkungan Polres Tanah Laut sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta, yaitu di Masjid Nuruddin Polres Tanah Laut untuk pembinaan agama Islam, Ruang ZI untuk pembinaan agama Protestan, serta Ruang Siwas untuk pembinaan agama Hindu. Sementara itu, materi pembinaan disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan BagBinReligi Rowatpers SSDM Polri.

Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, personel Polres Tanah Laut, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Tanah Laut dengan penuh khidmat dan antusias.

Pembinaan rohani ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus memperkuat integritas, moral, dan etika dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel senantiasa memiliki karakter yang humanis, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa  Pembinaan rohani merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter dan integritas setiap personel Polri. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota dan ASN Polres Tanah Laut semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

“Dengan bekal spiritual yang kuat, personel akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri terus meningkat” Ujar Kapolres.

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, terus mengintensifkan pendampingan sektor pertanian melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Kamis (12/6)

Monitoring kali ini dilakukan di lahan milik Sahabudin Basir, S.Sos yang berlokasi di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Lahan jagung seluas 2 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 45 hari.

Dalam kegiatan monitoring, personel Polsek Jorong melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhannya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang baik sesuai fase pertumbuhan dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan.

Selain memantau kondisi tanaman, personel kepolisian juga berkoordinasi dengan petani terkait kebutuhan pemeliharaan tanaman, pengendalian hama, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas lahan hingga masa panen.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri melalui para personel di lapangan akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, untuk memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berusia 45 hari dapat tumbuh optimal hingga masa panen sehingga memberikan hasil yang maksimal dan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Dengan pendampingan yang dilakukan secara rutin, diharapkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Jorong terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah maupun nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT — Polsek Batu Ampar, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kali ini, pemantauan dilakukan terhadap tanaman jagung milik Putra yang berlokasi di Desa Tajau Mulya, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (12/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga menjelang masa panen. Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 90 hari dan menunjukkan perkembangan yang baik berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel Polsek Batu Ampar juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta upaya pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Program pendampingan dan monitoring yang dilakukan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan yang dikelola.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, mengatakan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai kegiatan pertanian masyarakat sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung yang menjadi bagian dari lahan binaan dan pertanian masyarakat dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Kami berharap hasil yang diperoleh nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Munadi.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 90 hari, lahan jagung milik Putra di Desa Tajau Mulya diharapkan segera memasuki masa panen dengan hasil yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta masyarakat sekitar. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Tambang Ulang, Polres Tanah Laut, terus mengoptimalkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan oleh AIPTU Khoirul Amin selaku Bhabinkamtibmas Desa Sungai Jelai dengan memantau perkembangan tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subhan. Kamis (12/6).

Lahan yang menjadi objek monitoring merupakan lahan kedua milik Subhan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Kupang Barumbai, berlokasi di RT 05 Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari.

Dalam kegiatan monitoring, AIPTU Khoirul Amin melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan berjalan optimal. Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan petani terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama yang dapat memengaruhi hasil panen.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terus mendapatkan perawatan dari petani. Pendampingan yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Tambang Ulang, IPTU Mangasa Siagian, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, dalam mengelola lahan pertanian. Dengan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi petani serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Selasa, 09 Juni 2026

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang terhadap tanaman jagung milik Karmono di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (10/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung di lahan binaan Polri tetap terjaga dan berkembang dengan baik. Lahan pertanian milik Karmono memiliki luas sekitar 3 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 72 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan memasuki fase perkembangan yang penting menjelang masa panen. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami terus menginstruksikan para Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi dan memantau perkembangan tanaman di lahan binaan Polri maupun milik masyarakat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan tanaman jagung di Desa Banyu Irang dapat tumbuh optimal hingga masa panen dan memberikan hasil yang sesuai harapan petani. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca