Rabu, 15 April 2026

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung milik Sdr. Suyoto di Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan ini dilakukan di lahan seluas kurang lebih 4 hektare. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung saat ini berumur sekitar 4 minggu dan tumbuh dengan baik.

Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Batu Ampar.

Selain melakukan pengecekan, personel juga berinteraksi langsung dengan pemilik lahan guna mengetahui perkembangan tanaman serta memberikan motivasi agar proses perawatan hingga panen dapat berjalan optimal.

Kapolsek Batu Ampar menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung kegiatan positif, termasuk di sektor pertanian. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Batu Ampar, semakin meningkat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

 Tanah Laut – Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian, S.H. melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik masyarakat/swasta milik Sdr. H. Murti/H. Imis yang berlokasi di Desa Sungai Pinang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Panen dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare dengan hasil mencapai sekitar 6,8 ton jagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan sekaligus bentuk sinergi dengan masyarakat di sektor pertanian.

Dalam proses panen, digunakan alat combine milik Primkopol Polda yang dibeli dengan sistem refaksi kadar jagung sebesar 27 persen, sehingga proses panen dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Kapolsek Tambang Ulang Iptu Mangasa Siagian, S.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap petani serta upaya meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan kepada para petani, mulai dari masa tanam hingga panen. Harapannya, dengan penggunaan alat modern dan pendampingan yang berkelanjutan, hasil panen bisa lebih optimal dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kepercayaan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Dengan adanya panen ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut serta mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian mereka.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat Intan 2026 pada Kamis (16/04/2026), bertempat di Lounge Parama Satwika Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Tanah Laut, AKP Khamdari, S.E., M.M., serta dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Tanah Laut dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Anev ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri, khususnya terkait situasi kamtibmas, kelancaran arus lalu lintas, serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat selama masa arus mudik dan balik.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing satuan fungsi memaparkan hasil pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi serta langkah-langkah perbaikan ke depan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan operasi serupa di masa mendatang.

Selain itu, melalui kegiatan Anev ini juga diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Dengan dilaksanakannya evaluasi ini, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam paparannya Kabag Ops Polres Tanah Laut AKP Khamdari, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Analisa dan Evaluasi Operasi Ketupat Intan 2026 ini kami laksanakan sebagai bentuk pengecekan dan penilaian terhadap seluruh rangkaian pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri di wilayah hukum Polres Tanah Laut.”

“Secara umum, pelaksanaan operasi berjalan dengan baik, aman, dan kondusif berkat sinergi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait. Namun demikian, kami tetap melakukan evaluasi terhadap beberapa aspek guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas ke depan.”

“Kami berharap hasil dari kegiatan Anev ini dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan, sehingga ke depannya pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengamanan hari besar keagamaan, dapat semakin optimal.” Tutup Kabag Ops.

Tanah Laut – Dalam mendukung Program Prioritas Kabaharkam Polri, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Perpustakaan Apung di wilayah pesisir, tepatnya di Desa Muara Asam-asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan menggunakan sarana Kapal Polisi XIII-1001-38, dengan melibatkan personel Sat Polairud Polres Tanah Laut, yaitu Aiptu Suwandi, S.H., Aipda Kely Dwi P, S.M., Bripka M. Yadri Noor, Bripka Firman M, serta Brigadir Farhan N.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Sat Polairud menyediakan berbagai buku bacaan yang dapat diakses langsung oleh anak-anak pesisir. Tercatat sekitar 10 orang anak dari Desa Muara Asam-asam turut hadir dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan apung tersebut.

Melalui kegiatan ini, Sat Polairud tidak hanya menghadirkan sarana membaca, tetapi juga memberikan edukasi serta menumbuhkan minat baca kepada anak-anak, sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka.

Masyarakat setempat, khususnya anak-anak, menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran perpustakaan apung dinilai sangat bermanfaat sebagai sarana belajar alternatif bagi anak-anak di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut IPTU Alamsyah Sugiarto, S.H., menjelaskan kegiatan perpustakaan apung ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Sat Polairud Polres Tanah Laut, dalam mendukung peningkatan literasi bagi anak-anak di wilayah pesisir. Melalui sarana Kapal Polisi, kami menghadirkan akses membaca yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat baca serta menambah wawasan anak-anak, sehingga mereka memiliki semangat belajar yang tinggi untuk meraih masa depan yang lebih baik. Ke depan, kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan di wilayah pesisir lainnya.” Harapnya.


Tanah Laut – Dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli siang pada Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik ruas jalan yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat, di antaranya Jalan Kemakmuran, Jalan A. Yani Sarang Halang, Jalan A. Yani Angsau, serta Jalan A. Yani Balirejo.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Sat Lantas tidak hanya melakukan pemantauan arus lalu lintas, namun juga memberikan imbauan secara langsung kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan berlalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta melengkapi surat-surat kendaraan.

Selain itu, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan selama berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat di siang hari.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Aditya Dikav, menyatakan bahwa kegiatan patroli siang ini merupakan langkah preventif yang rutin kami laksanakan untuk menjaga situasi Kamseltibcar Lantas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kami ingin memastikan arus lalu lintas berjalan lancar serta meminimalisir potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas masyarakat.

Kami juga terus mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kesadaran dan disiplin dari seluruh masyarakat.

Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo memberikan pengarahan strategis kepada jajaran dalam kegiatan Rakernis Humas Polri 2026 di Jakarta (15/04). Dalam arahannya,  Wakapolri mengapresiasi peningkatan kualitas strategi manajemen media yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. “Humas adalah suara dan telinga institusi. Peran ini menempatkan Humas di garis depan sekaligus garis terakhir dalam menjaga marwah Polri,” tegas Komjen. Pol Dedi Prasetyo.

Lebih dari sekadar juru bicara, Wakapolri menyampaikan bahwa Humas Polri merupakan komunikator strategi yang harus dapat mengelola persepsi publik terutama dalam membangun kepercayaan publik. “Humas bukan sekadar juru bicara, tetapi strategic communication hub yang mengelola persepsi publik, membangun kepercayaan, serta melawan disinformasi untuk mendukung legitimasi institusional,” tegas Wakapolri.

Wakapolri menekankan bahwa Divhumas harus mampu bertransformasi melalui pendekatan intelligence-led communication, dengan mengoptimalkan sistem berbasis big data dan artificial intelligence seperti monitoring real-time, analisis cerdas, hingga respons cepat terhadap isu. Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan framework komunikasi berbasis akurasi, relevansi, hingga tujuan yang jelas dalam setiap produksi konten.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya internalisasi fungsi kehumasan di seluruh lini organisasi Polri. Mengacu pada Perkap Nomor 6 Tahun 2023, fungsi kehumasan tidak hanya diemban oleh personel Humas, tetapi seluruh anggota Polri. “Di tengah arus informasi yang serba cepat, setiap personel harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tepat, dan penuh empati,” jelasnya.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Wakapolri mengingatkan bahwa seluruh jajaran Humas harus memahami arah kebijakan nasional melalui RPJPN 2025-2045, termasuk delapan agenda pembangunan nasional dan transformasi digital sebagai pilar utama. Hal ini penting agar komunikasi publik Polri selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Wakapolri juga menjelaskan terkait Grand Strategy Polri 2025–2045 yang terbagi dalam empat tahap, mulai dari penguatan pondasi organisasi hingga terwujudnya Polri yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. Lima tujuan utama Polri juga harus dicapai secara terukur, mulai dari menjaga kamtibmas, penegakan hukum yang adil dan humanis, hingga transformasi menuju organisasi modern berbasis teknologi.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya optimalisasi War Room Humas sebagai pusat kendali informasi untuk memonitor isu viral, menganalisis tren, serta menentukan langkah mitigasi dan amplifikasi secara cepat dan tepat.

Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan bahwa Divisi Humas Polri adalah representasi utama dalam komunikasi Polri kepada masyarakat. “Humas harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan strategic intelligence-led communication, sekaligus menjaga marwah institusi Polri di ruang publik,” pungkasnya.

Statistik Pembaca