Jumat, 01 Mei 2026

Tanah Laut — Dalam upaya mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kualitas hasil panen, Kaposko Takisung Iptu Totok Sudarto melakukan pengecekan terhadap fasilitas pengering (dryer) jagung yang berada di RT 10 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (02/05).

Dalam kegiatan tersebut, kondisi dryer yang berada di bawah pengelolaan Polsek Takisung dinyatakan dalam keadaan baik dan siap untuk dioperasikan. Keberadaan alat ini dinilai sangat penting dalam membantu para petani jagung, khususnya dalam proses pengeringan hasil panen agar memiliki kualitas yang lebih maksimal dan bernilai jual tinggi.

Iptu Totok Sudarto secara langsung meninjau kesiapan alat serta memastikan seluruh komponen berfungsi dengan optimal. Ia menegaskan bahwa penggunaan dryer dapat meminimalisir kerugian akibat kadar air yang tinggi pada jagung pascapanen.

“Dryer ini sangat membantu petani, terutama saat musim panen. Dengan proses pengeringan yang baik, kualitas jagung akan meningkat sehingga hasil yang diperoleh petani bisa lebih maksimal,” ujar Iptu Totok Sudarto.

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus hadir mendukung masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian.

Dengan kesiapan fasilitas tersebut, diharapkan para petani di wilayah Takisung dapat memanfaatkan secara optimal guna menghasilkan produk jagung berkualitas dan berdaya saing.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Tanah Laut — Dalam nuansa kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, jajaran kepolisian sektor Bati-Bati melaksanakan pemantauan intensif terhadap lahan pertanian jagung milik warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Sabtu (02/05).

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianoor, monitoring dilakukan pada lahan milik Sdri Titi Lisnani, SE yang merupakan bagian dari program pembinaan Polri terhadap sektor pertanian masyarakat/swasta. Lahan seluas kurang lebih 5 hektar tersebut saat ini ditanami jagung dengan usia tanaman mencapai sekitar 95 hari.

Dalam suasana yang tertib dan penuh keakraban, Kapolsek bersama personel meninjau kondisi tanaman yang tampak tumbuh subur dan siap memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan. Kegiatan ini mencerminkan perhatian institusi kepolisian terhadap stabilitas pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

AKP Muhammad Afianoor menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui pendampingan dan monitoring seperti ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Dengan prospek panen yang semakin dekat, diharapkan hasil produksi jagung dari lahan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan lokal serta meningkatkan taraf hidup petani di wilayah Bati-Bati.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Statistik Pembaca